Saat ini, Tiongkok telah menjadi "negara otomotif besar" di mata negara lain, dan ketika perkembangan industri otomotif Tiongkok menjadi semakin besar, produksi ban Tiongkok juga telah menjadi yang terdepan di dunia selama bertahun-tahun, dan dapat dikatakan bahwa jumlah ban limbah yang diproduksi oleh Tiongkok setiap tahun telah menduduki peringkat pertama di dunia.
Ban bekas yang sudah diganti ditumpuk di depan bengkel mobil, dan mereka tidak tahu bagaimana cara mengelolanya jika ingin menjualnya, yang mana ini sungguh menyusahkan.

Apa yang harus dilakukan dengan ban bekas?
Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa 1 miliar ban bekas diproduksi di dunia setiap tahun, dan berbagai masalah yang disebabkan oleh ban bekas telah muncul satu demi satu selama bertahun-tahun. Misalnya, penumpukan ban bekas dalam jangka panjang dapat dengan mudah menyebabkan kebakaran dan mencemari lingkungan. Pada awal tahun ini, di Kota Baoding, Provinsi Hebei, terjadi kebakaran di tempat penumpukan ban lama, dan api berkobar serta asap membumbung tinggi ke langit.

Seperti kata pepatah, di mana ada permintaan, di situ ada bisnis, ketika ada terlalu banyak ban bekas di dunia dan serangkaian masalah muncul, ada juga industri yang muncul, yaitu industri daur ulang dan pemrosesan ban bekas. Seperti yang kita semua tahu, ban bekas memiliki "polusi hitam" di seluruh industri, sehingga menyelesaikan polusi ini juga menjadi masalah yang harus diatasi dalam perlindungan lingkungan global, yang juga berarti bahwa industri daur ulang ban bekas harus berada di tempat yang tepat.

Apa manfaat daur ulang ban?
Tujuan utama daur ulang ban bekas ada tiga, satu adalah kawat baja, yang kedua adalah karbon hitam, dan yang ketiga adalah penyulingan minyak. Kawat baja yang diekstraksi dari ban dapat dikirim ke pabrik baja untuk didaur ulang, dan karbon hitam juga dapat digunakan untuk membuat landasan plastik yang dapat bernapas setelah dibuat menjadi butiran oleh peralatan pelet. Sedangkan untuk penyulingan minyak, karet dilarutkan pada suhu tinggi dan didinginkan, dan bahan bakar minyak diperoleh dengan teknologi distilasi, yang kemudian dapat diolah menjadi bensin dan digunakan sebagai bahan bakar.
Dari sudut pandang ini, keuntungan dari daur ulang ban bekas sebenarnya jauh melampaui imajinasi kita, karena banyak zat dalam ban sebenarnya memiliki nilai daur ulang, dan dengan naiknya harga ban bekas daur ulang, daur ulang ban bekas di masa depan akan menjadi rantai industri yang lengkap.






